Langsung ke konten utama

Kenangan Lama Itu

Setelah sekian lama merenung dan mengamati keadaan sekitar, sore ini, sekitar sehabis sholat ashar, aku menyapu halaman seperti biasanya. Hitung-hitung mumpung masih di rumah, ya membantu orang tua lah soalnya besok udah balik ke Malang city. Ketika itu, terlintas di benak, ehm, kayaknya enak ya hidup di desa yang aman, damai, tentram seperti disini. Terdengar suara pengajian ibu-ibu jama'ah arisan bulanan di Musholla Al-Ikhlas pojok jalan. Sekilas, mengingatkanku pada memori masa lalu. Aku masih ingat ketika itu, setiap sore dari Senin-Sabtu, aku berangkat mengaji ke TPQ Al-Huda yang pada pagi harinya digunakan sebagai sekolah dasar. Entah sudah berapa tahun aku lulus dari sana. Sekarang, sekolah itu telah diperbaiki beberapa bulan yang lalu, sehingga terlihat lebih bagus, asri dan nyaman ketika digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Tapi, satu yang aku ingin tanyakan, masih adakah TPA-TPQ tempatku dulu mengaji itu? Kukira sudah tak ada lagi. Karena zaman ini, sudah tidak banyak orang yang mau mengaji, terutama anak-anak kecil. Padahal, zaman dahulu, yang namanya anak-anak sangat suka dengan yang namanya mengaji setiap sore yang dimulai sejak pukul 14.00 - 17.00. Hmmzzz, semoga masih ada yang mau istiqomah untuk menjalankan TPA itu. Biasanya, sepulang dari mengaji aku membeli jamu beras kencur di Mbak (maaf sudah lupa siapa namanya) sekalian beli jajanan ringan dan kemudian membawanya pulang lalu memakannya dengan sangat lahap. Tetapi, kulihat sekitar, nampaknya hal itu sudah banyak berubah, jalanan sepi, berdebu, panas, tak terdengar lagi suara riuh anak-anak kecil berlarian kesana-kemari, main petak umpet, dsb. Sore ini, kusempatkan keluar dengan mengendarai sepeda motor, oh, ternyata masih ada satu TPA yang konsisten dengan kegiatannya, yaitu TPA yang berada di Gang Ngalimun. Walau tampaknya peserta didiknya sangat terbatas alias sedikit, tapi tak apalah, selama masih ada yang mau tafaqquh fiddin demi tegaknya Islam di masa ini dan masa depan.. Oh, begitu indahnya saat itu, 
Bojonegoro, Jum'at, 5 Juli 2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...