Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

GO HOME RIDING MOTORCYCLE FOR THE FIRST TIME

       29 Desember 2014 menjadi saksi dimana diriku mampu bersepeda motor selama 6 jam dari Malang menuju Bojonegoro. Beberapa hari sebelumnya, sepeda sudah kuservis meski harus rela merogoh kocek yang tak sedikit. Tetapi, ini demi kelancaran dan kenyamanan selama perjalanan. Alhamdulillah, hari itu begitu cerah pada pukul 9, meski sebelumnya sempat diguyur hujan yang cukup deras. Meski diriku bersama teman-teman musyrif baru saja sampai dari rihlah sepanjang Jawa Timur dan Jawa Tengah, hal tersebut tidak mengendurkan semangatku untuk segera berkendara dan sampai di rumah tercinta. Segalanya kupersiapkan dengan sempurna. Tempat tidur aku bersihkan, kukunci almari dan tak lupa kuminta doa restu dari teman-teman seperjuangan di mabna dan tak lupa Bu Nur.

Rihlah Musyrif Avedun 2014

       Pagi ini, aku bersama musyrif dan murobbi serta Ust. Umam, Ust. Luthfi, Ust. Imam Sholihin, Mas Faiz, dan Mas Habib ikut serta dalam rihlah musyrif Avedun ke Jawa Timur dan Jawa Tengah. Perjalanan diawali di pagi hari tanggal 27 Desember 2014. Pukul 8 kami berangkat. Sempat terlambat dari jadwal awal karena Mas Misbah yang terkenal sedikit lemot dalam merespon keadaan yang ada. Akhirnya kami meluncur ke Sidoarjo. Di sana, kami disambut oleh keluarga Alimin dengan ramah. Kami menikmati jamuan yang disediakan lalu pamit untuk melanjutkan perjalanan menuju Mojokerto. Di tengah perjalanan, sedikit ada gerimis, tetapi akhirnya kami sampai juga di kediaman Mas Agus. Ternyata, ortu mas Agus punya toko yang cukup besar di depan rumahnya. Usai menikmati sedikit makanan ringan, kami pun izin sebentar untuk sholat di masjid terdekat yang pada saat itu sedang direnovasi. Usai itu, hujan turun cukup lebat. Kami beristirahat sebentar sambil ngobrol kesana-kemari. Setelah ...

Mahalnya sebuah Penghargaan

       Kehidupanku hari-hari ini sedikit kurang seimbang karena waktu istirahat yang kurang dan semakin padatnya aktivitas menjelang UAS Semester 5. Tak terasa, 5 semester sudah kujalani di kampus ini. Senang, susah, cinta, benci, persahabatan, keikhlasan, pengorbanan, segalanya terasa lengkap menghiasi hari-hariku di kampus ini. Namun, sampai saat ini masih ada satu hal yang mengganjal dalam diri. Di kala diri terus mengembangkan diri di luar sana (luar PMJ), maka diri ini dianggap tak loyal dengan keberadaan ma'had. Memang, ma'had menjadi prioritas keduaku setelah akademik. Tetapi ternyata, hal ini tak terjadi sebagaimana yang dibayangkan. Semester ini saja, akademik terus aku perjuangkan, PMJ pun tak kulupakan sebagai rumah keduaku, IMM sebagai back up segala resah gelisah kerana adanya kontroversi hati, CMC yang sudah lama sekali aku tidak aktif di dalamnya, dan berbagai aktivitas lainnya yang sembrek dan meminta semuanya dipenuhi dalam satu waktu. Memang, ini ...