Seharusnya aku hari ini senang. Kenapa? Ya karena bisa menjadi mahasiswa terbaik sejurusan, fakultas, bahkan universitas. Tapi, gak tahu kenapa, hatinya masih saja sepi. Ya, maklumlah, aku tipe orang yang suka menyendiri, bisa dibilang kurang gaul. Sebenernya ini masalah lama, sejak SD pun aku sudah seperti itu. Tapi kali ini rasanya beda. Ada sisi hati yang kosong. Ya, mungkin harapan yang telah lama tertulis di dinding kamar dan juga pada catatan hp ku tak tercapai. Apa itu? Yaitu bisa foto dengan seseorang di hari paling membahagiakan. Aku benar-benar masih sangat berharap meski ia kini sudah dilamar orang. Atau mungkin berfoto dengan yang lain yang menjadi sasaranku selanjutnya. Kalian tahu maksudku kan? Siapa lagi kalau bukan Jihan dan Mala. Meski tadi sempat kulirik sejenak, setelah mengedarkan pandangan ke seluruh sudut ruangan, kudapati ia duduk tak jauh dariku. Aku hanya memperhatikannya duduk, ia bercengkrama dengan asyik dengan temannya, Aku tak...
Karena Pengalaman Adalah Guru Paling Berharga