Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Mala, kemana pesonamu pergi?

       Dwi Nurmala Rahmawati. Satu nama yang beberapa bulan terkahir ini terus kusebut. Tak tahu kenapa. Entahlah. Awalnya hanya ketika dia butuh bantuanku untuk menerjemahkan dan juga mengoreksi nahwu sharaf dari terjemahan proposal penelitiannya seputar evaluasi hasil belajar. Meski diriku tidak sebegitu paham mengenai hal itu, tapi mungkin karena dalam hati ini ada kehendak untuk membantunya dengan tulus, maka kulakukan apa yang harusnya kulakukan sebagai seorang pria.        Berlalu beberapa saat, kami masih terus berdiskusi tentang hal-hal seputar proposal skripsi dan juga sampai pengerjaan skripsi. Seringkali kutemani dia untuk sekadar mengoreksi kesalahan tulisnya. Menurutku dia adalah sosok yang tak mudah menyerah. Betapa tidak, ia berjuang siang malam untuk menerjemahkan skripsinya. Aku tak tahu, meskipun itu ia kerjakan dengan bantuan google translate, aku tetap salut padanya.