Salah satu matakuliah di semester 6 ini adalah matakuliah Masyarakat dan Kebudayaan Indonesia yang diampu oleh Pak T***s. Awalnya, saya begitu terpesona dengan retorika dan juga apa yang disampaikan berkaitan dengan kebudayaan di negeri ini. Tetapi, lama kelamaan saya merasa risih juga. Pasalnya beberapa kali bapak tersebut menyebutkan kebudayaan tertentu dan terkesan rasis. Terlebih lagi, bapak tersebut juga mendiskriminasi salah satu kelompok ormas Islam di Indonesia dan berkata beliau sangat mengapresiasi ormas Islam yang sangat menjunjung tinggi adat dan tradisi. Menurut saya, bapak tersebut belum membaca buku dari kedua ormas secara lengkap dan komplit sehingga kesimpulan yang didapatkan begitu rasis dan terkesan tidak objektif. Hendaknya sebagai seorang dosen yang memegang matakuliah yang berpotensi untuk menimbulkan perbedaan antar ormas Islam, beliau bisa lebih bijak dan mengambil jalan tengah. Jangan sampai hanya karena sebuah ormas Islam tersebut s...
Karena Pengalaman Adalah Guru Paling Berharga