Langsung ke konten utama

Ahad Pagi


       Seperti biasa, setiap ahad pagi, kami sekeluarga mengikuti pengajian Ahad Pagi Masyarakat Madani yang diselenggarakan oleh Masjid Attaqwa. Pengajian ini dilaksanakan rutin setiap minggu. Penceramahnya berasal dari mana-mana. Yang paling sering adalah dari luar Bojonegoro. Pengajian ini ramai dihadiri orang dari berbagai kalangan dan daerah baik dalam bojonegoro maupun luar Bojonegoro. Pengajian ini dimulai pukul 6 pagi dan usai pukul 7 pagi. Mumpung lagi pulkam dan di rumah tercinta di bumi Angling Dharma, aku ikut saja pengajian ini. Memang, pengajian ahad pagi menjadi rutinitasku dahulu sebelum pergi merantau di Malang. Topik bahasan pun beragam, mulai dari tauhid, iman, islam, syari'ah, aqidah, dsb. Ketepatan, minggu ini yang mengisi pengajian adalah Mahrus Ali, mantan Kyai NU yang menjelaskan tentang berbagai kesyirikan dalam ibadah yang sering dilakukan oleh orang-orang. Beliau membahas bahwa kesyirikan itu sudah jelas-jelas di depan mata, tetapi kata Beliau orang sekarang lebih memilih mengikuti kebiasaan yang tak ada dalilnya dan mengikuti kegiatan ritual khalayak umum yang dikira benar. Padahal, Nabi sudah bersabda bahwasannya siapa saja yang mengadakan perkara yang tidak sesuai dengan agama kita maka amalnya tertolak. Banyak kebid'ahan yang terjadi di masyarakat kita. Lihat saja bacaan diba'an, barzanji, sholawatan, ngalap berkah yang bacaan-bacaannya mengandung kesyirikan yang nyata. Semoga kita terhindar dari itu semua dan seluruh dari kita dapat segera tersadar kembali ke jalanNya yang lurus. 
        Beberapa saat setelah selesainya pengajian, aku dan keluarga sarapan di nasi pecel pacul langganan kami seperti minggu lalu, karena memang minggu lalu aku juga pulang dan inggu ini pulang lagi karena memang minggu ini jatah liburan lumayan panjang dan rasanya kok eman kalau tidak pulang, jadi aku putuskan untuk pulang lagi. Usai itu, di rumah aku posting segala hal yang berkaitan dengan kemusyrikan yang ada dalam sholawatan dan sebagainya. Ternyata banyak juga yang komentar, mungkin mereka tidak sepaham dengan apa yang aku ungkapkan, meski terkadang hati mereka mengatakan iya setelah membaca artikel-artikel yang aku ungkapkan. Akhirnya, daripada menciptakan sebuah perdebatan panjang lebih baik aku hapus saja postinganku di wall FB ku. Aku tak menyerah, aku tulis saja di halamanku. Memang, beberapa waktu lalu aku sempat membuat halamanku sendiri di FB. Tujuanku untuk berbagi dengan orang ramai bahwasannya apa yang aku dapat masih bisa didiskusikan dengan lebih komprehensif.   

MUHAMMAD AMIN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...