Langsung ke konten utama

Pengajian Cak Nun @ UM


Sabtu, 17 November 2012
                Pagi ini, seusai sholat subuh, aku berencana untuk jalan-jalan. Kumulai jalan-jalan pagi ini dari gerbang depan belok ke kanan sampai perempatan ITN dilanjutkan belok kanan ke Jl. Bendungan Sigura-gura dan aku sempatkan untuk sarapan di Nasi Pecel Pincuk di pinggir jalan. Lalu aku berjalan terus ke arah utara menuju pintu gerbang belakang UIN Malang dan akhirnya sampailah aku di kampus tercinta UIN Maliki Malang. Sebelum masuk kamar aku berpapasan dengan teman PKPBA, Anwar. Ia berkata “Nggak mau ke UM ta ? ada Cak Nun lho.” Akhirnya kuputuskan untuk ikut aja, mumpung aku juga nggak ada kegiatan di Ma’had. Hitung-hitung cari ilmu lah. Kami berangkat pukul 06.00 dan sampai di UM sekitar pukul 06.30. Alhamdulillah, ternyata acara intinya belum mulai. Tepat pukul 07.00 acara inti dimulai dengan pembicara seniman muslim Indonesia yang sangat masyhur Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa “Cak Nun”. Dalam pengajian ini dikaji yang namanya menurut filsafat barat itu membagi sesuatu ke dalam tiga hal, yaitu Baik/Buruk, benar/salah, dan indah/jelek. Baik/buruk itu sesuai dengan ajaran agama. Sedangkan benar/salah itu menurut kaum cendekiawan atau otak sehat. Sedangkan Indah dan jelek itu menurut subjek pribadi.           


           Pada pengajian kali ini Cak Nun menegaskan bahwa sekarang ini banyak orang menganaktirikan yang namanya estetika (aspek indah dan buruk sesuatu) padahal hal ini menjadi hal yang sangat urgent dan harus mendapat prioritas utama dalam kehidupan ini. Aspek indah dan buruk ini sesuai dengan subjek sendiri sendiri tidak seperti baik/buruk dan benar/salah yang keduanya haru seobjektif mungkin. Dalam ceramahnya Cak Nun mengungkapkan bahwa kalau ingin hidup enak, nikmati segala perbedaan yang ada di sekitar kita niscaya kita akan hidup dengan bahagia. Pengajian selesai pada pukul 08.00. Aku membeli 1 buku karya Cak Nun dan pin Kyai Kanjeng sebagai kenang-kenangan dan bukti aku sudah ikut acaranya Kyai Kanjeng. Di tengah perjalanan pulang kami mampir ke warung untuk sarapan sebentar. Sebanarnya aku sendiri masih kenyang sih karena tadi pagi sudah sarapan. Tapi tak apalah makan lagi. Kami kembali ke UIN dan sampai di UIN Maliki Malang sekitar pukul 09.30.
                Karena panas yang begitu menyengat sehingga membuatku berkeringat dan ingin mandi lagi. Ya sudah, aku mandi lagi deh, Setelah segar kembali aku menulis segala aktivitasku selama liburan ini untuk nantinya aku posting ke dalam blog. Semoga liburan kali ini menjadi liburan yang begitu berarti dan manjadikanku insan yang selalu berproses menuju arah yang lebih baik dari sebelumnya.         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...