Langsung ke konten utama

Don't Judge Everyone just from the Outer

Senin, 12 November 2012
            Menurut pandangan sebagian orang, orang-orang dengan penampilan “korak” terkesan dengan unsur preman. Tetapi hal itu tidak sepenuhnya benar, karena di UIN Maliki Malang ini banyak orang-orang dengan penampilan preman tetapi memiliki kemampuan luar biasa dan tak disangka-sangka. Contoh saja adalah teman sekelasku yang bernama Zainuri. Penampilannya memang terkesan mirip preman tatapi sebenarnya kemampuan bahasa arabnya di atas rata-rata. Terlihat dari kelas PKPBA dia ada di kelas A dan juga ternyata ia telah menghafal 15 juz di Pondok Darul Lughoh. Contoh lain adalah teman sekelasku yang bernama Haqi. Tak dinyana ia sangat pintar berbahasa Jawa dan sangat kritis serta sering menjadi penengah ketika terjadi diskusi kelompok di depan kelas. Tipe orang selanjutnya adalah pendiam. Menurut kebanyakan kita, orang dengan tipe pendiam terkesan egois, tidak aktif, tidak kritis, dll. Tetapi itu belum tentu. Saya contohkan teman saya bernama Khanifah Darajat. Ia pendiam tetapi kemampuan bahasa arabnya juga tak dapat dipungkiri dengan bukti ia berada di kelas PKPBA A9. Contoh lagi adalah temanku yang bernama Lilis Fikriya Umami. Kalau melihat kesehariannya memang ia diam dan kalem. Tetapi di balik itu ia memiliki berbagai pertanyaan menakjubkan yang tak terlintas di pikiran dan benak orang lain. Contoh lain lagi adalah teman sekelasku yang bernama Fajri, tak disangka-sangka ternyata ia mengikuti UKM Menwa (Resimen Mahasiswa). WAW .... Ingatlah selalu “laa tahtaqir man duunaka falikulli syai’in maziyyatun” yang artinya jangan menghina selainmu karena setiap orang memiliki kelebihan sendiri-sendiri.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...