Udara pagi Kota Pahlawan cukup segar.
Hari ini aku bersama keluarga berada di Surabaya untuk menghadiri lamaran calon
laki-laki Mbak Desy yang bernama Bobby dari Sidoarjo. Benar-benar awal hari di
bulan penuh cinta yang sangat mendebarkan, menyenangkan. Kutunaikan sholat
subuh di masjid lalu berjalan-jalan di sekitar kompleks rumah Bibiku.
Kukunjungi persemayaman Paman Purwohadi yang berada tak jauh dari kediaman Bibi
Sri. Setelah beberapa saat, kami sarapan dan mandi untuk bersiap-siap menyambut
tamu dari Sidoarjo. Tamu pun datang pada pukul 8.30. Pembicaraan berlangsung
dengan khidmat dan terdengar canda tawa dari teras rumah yang menandakan kedua
keluarga ini sudah sama-sama rela anaknya berjodoh satu sama lain. Terbersit
harapan di masa depan untuk dapat meminang wanita sholehah seperti Mbak Desy,
oh, indahnya. Aku kadang membayangkan kalau ketika aku lamaran nanti, tubuhku
dipenuhi peluh. Peluh menetes tiada henti dari dahi dan juga wajah ini. Huft
... Oh, inikah cinta. Membuat hati berdebar tak menentu. Tapi ya begitulah
adanya. Setelah usai, ramah tamah pun dilaksanakan dan rombongan mempelai
laki-laki pulang ke kediaman masing-masing. Aku bersama ayah dan Paman Arifin
dan Sulkhan berbincang seru masalah lamaran. Kadang juga ngeri kalau
mendengarnya. Kata ayahku, kalau sudah lamaran, biasanya ada saja hambatannya
selama belum ada ijab qobul yang sah. Bahkan ada tradisi yang kurang baik di
masyarakat kita yaitu bolehnya pasangan yang baru lamaran (belum ijab qobul)
untuk berjima’. Tentu, hal ini tak dibenarkan dalam syari’at Islam dan akan
menimbulkan berbagai masalah besar seperti kehamilan, dan lain sebagainya.
Maka, sebisa mungkin untuk tetap menahan diri selama belum ijab qobul meski
sudah dilangsungkan lamaran. Tapi begitulah adanya. Setelah dirasa cukup, adzan
dzuhur berkumandang dan kami semua berjama’ah dzuhur di masjid lalu melanjutkan
perjalanan pulang ke Bojonegoro. Kami sampai di Bojonegoro pukul 5 sore.
Sungguh hari yang sangat terkesan dalam hidupku.
Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah comment .. Kapan-kapan kunjungi lagi ya ..,.