Langsung ke konten utama

Belajar Nyetir Mobil

       Beberapa waktu lalu, aku mendengar kabar baik kalau ayahkus sudah mulai terbiasa mengendarai mobil kampus. Aku pun sempat suatu saat ketika pulang merasakan bagaimana ayahku menyetir dan aku kira sudah lumayan mahir dalam hal haluan, pindah haluan dan sebagainya. Mungkin kurang latihan saja agar dapat mengendarai mobil dengan lebih lancar lagi. Dua hari yang lalu, Senin, 5 Januari 2015 aku berkesempatan untuk ikut latihan mengendarai mobil ini. Awalnya aku hanya menghafalkan beberapa tools yang ada di bagian kemudi mobil. Inginnya aku mau langsung praktek hari itu, namun karena waktu sudah menunjukkan pukul 7 dan itu pertanda ayahku harus segera ke kantor, maka latihan hari itu pun dicukupkan.


       Hari berikutnya, di pagi hari yang cukup cerah usai menyapu seisi rumah dan juga halamannya, aku latihan maju dan mundur setelah diberi tahu langkah-langkahnya. Aku baru tahu kalau mobil Toyota Avanza dalam posisi masuk gigi 1 dan mundur (return) secara otomatis akan berjalan bila kopling dilepaskan. Dan hal itu cukup membuatku sedikit grogi ketika pertama kali mengemudikan mobil ini. Tetapi setelah beberapa kali mencoba maju mundur, akhinya aku pun sedikit bisa memahami dan aku belajar dengan cepat. Hanya saja yang perlu dilatih adalah mengenai haluan mobil yang bagiku itu sedikit susah dan juga pindah gigi yang memang harus menginjak pedal kopling telebih dahulu. Memang, menurutku sendiri, bila ingin lebih lancar mengendarai mobil, maka belajarlah dulu untuk mengendarai sepeda motor cowok seperti GL MAX atau Ninja dan semacamnya yang menggunakan kopling karena mobil manual tentu menggunakan kopling dan menurutku bila sudah terbiasa menggunakan sepeda cowok tersebur, maka mengendarai mobil dengan kopling akan jauh lebih mudah. Ya mungkin itulah sedikit pengalaman latihan mengendarai mobil, dan tunggu laporan lanjutan latihannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...