Langsung ke konten utama

BUBER Arrahmat Angkatan 1-8

Alhamdulillah, hari ini aku bisa pulang ke Bojonegoro, Angling Dharma City. Dengan naik travel MITRA, aku berangkat dari Malang pukul 07.30 dan sampai di rumah pada pukul 14.30. Setelah sejenak beristirahat, sore harinya langsung ada agenda besar yaitu, REUNI Alumni 1-8 Pondok Pesantren Modern Arrahmat Bojonegoro. Disana, alhamdulilllah, ketemu temen2 lama, rasanya seneng banget deh, setelah sekian lama gak bertemu, akhirnya bisa bertemu juga. Beberapa banyak yang berubah, namun lainnya juga tetap seperti yang kukenal dulu ketika masih SMP. Ada yang rambutnya gondrong, ada yang makin rapi, ada yang tambah subur (baca:gemuk) dll. Aku juga bertemu dengan kakak-kakak dan adik kelas dan berbincang tentang banyak hal. 

Acara dimulai pukul 17.00. Diawali dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ust. Khoirul Azmi (guru mahfudzot dan qur'an hadits). Beliau menjelaskan tentang huru-hara kiamat dan orang-orang yang dapat selamat pada hari itu. Dilanjutkan dengan tahlilan singkat untuk Mbah Haji Rahmat (Mbah Jas, pendiri Pondok ini). Kemudian, memasuki acara inti adalah takjil bersama sebelum kemudian berlanjut dengan sholat maghrib, lalu berbuka bersama dengan menyantap nasi bungkus dengan lauk lalapan ayam. Hmmzzz, Nikmat euy, ditemani teman-teman sambil bercengkrama seputar dunia kuliahan mulai OMIK, OMEK, HMJ, HIMA, dan berbagai kegiatan di kampus masing-masing. Setelah semuanya selesai, acara dilanjutkan dengan sholat Isya' dan Tarawih. Q, Asyiq, Wawan, Ryan memilih untuk sholat di luar, di masjid dekat pondok, masjid penuh kenangan yang selalu kami gunakan dulu untuk sholat jum'at dan mengikuti kajian setiap malam selasa, Masjid Jami' An-Nuur. Sebenarnya di masjid itu sholatnya 20 raka'at, tetapi setelah 8 raka'at, kami semua keluar dari barisan makmum dan kami melanjutkan dengan sholat witir sendiri-sendiri. Kemudian, kami sempatkan ke tempat tongkrongan kami dulu kalau pas libur jum'at, yaitu makan mie ayam ditemani Jeruk Anget di warung mie ayam dekat pondok. (maaf, lupa namanya). Setelah itu, kami berbincang lagi, masih seputar dunia kampus dengan berbagai masalah dan kegiatannya. Beberapa saat kemudian, aku ditelpon ayah untuk segera pulang, Dengan terpaksa, aku pamit pulang kepada ketiga temanku yang sedari tadi kami asyik berbincang seakan tak pernah habis topiknya. Maklum, lama gak ketemu friends. Secepatnya, aku kembali ke pondok Arrahmat, menstarter sepeda motor dan bergegas pulang. 

Q teringat sesuatu, tadi sebelum sholat maghrib di musholla pondok, Ryan Kaharisma Nurwahyu Riana sempat titip buku Rumus Fisika kepadaku untuk diserahkan kepada pondok untuk tambahan koleksi perpustakaan arrahmat, karena memang agenda utama selain BUBER adalah penyerahan buku bacaan kepada pondok untuk selanjutnya menjadi tambahan bagi perpustakaan Arrahmat karena memang sudah lama sekali perpustakaan itu tutup dan kurang dimanfaatkan dengan baik, baik oleh para ustadz, maupun siswanya sendiri. Akhirnya aku langsung tancap gas pulang. Sayang sekali aku tidak bisa mengikuti acara utamanya, tetapi tidak apa, semoga tahun-tahun selanjutnya tetap bisa mengikuti kegiatan-kegiatan semacam ini. 
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...