Langsung ke konten utama

Kejadian Tak Terduga


           Hari itu, 27 Agustus 2008. Ada banyak kejadian yang menggugah hati Q. Pagi hari, ketika jam olahraga Q tidak bermain apa pun. Sepak bola, voli, bulu tangkis. Semuanya tak kula q kan seperti hari itu satu minggu yang lalu yan mana Q selalu bersemangat kalo ada jam olahraga. Kadang sepak bola, kadangkala bulu tangkis atau yang lainnya. Truzz, sore hari, sepulang sekolah Q melihat voting di kelas 8 A untuk menentukan calon ketua OSIS. Ternyata banyak cek-cok disana-sini. Lalu Q masuk kelas 8 A. Tiba2 si Yuda masuk kelas 8 A. ‘n berbisik pada Q, “Min, gimana kalo votingnya dicoba make’ kertas, Q yakin pasti hasilnya nggak bakalan sama dengan voting langsung ngomong.” Akhirnya atas usul Yuda tersebut diadaknlah voting ulang degan menggunakan kertas. Ternyata benar, hasilnya berbeda dengan voting langsung ngomong. Setelah selesai Q ‘n Yuda bertanya lagi kepada seluruh santri kelas 8 A, sekarang sudah terpilih 3 calon pengurus inti OSIS, diulang atau tidak ? ( tanya Yuda kepada seluruh santri kelas 8 A ) yang langsung acungkan tangan !!!. Ternyata banyk yang meminta langsung daripada idak langsung. Calon pengurus OSIS kelas 8 A adalah M. Mustofa Yusuf, Hendrian Yustio N dan Fakhrudin Farhan. Dan calon pengurus OSIS dari kelas 8 B adalah M. Syahru Thohir, Fariz Rahmat Fauzi dan Ali Mahfudz Afandi. Sore harinya, Q memanggil calon OSIS supaya pengurus inti OSIS menuliskan VISI & MISI mereka apabila terpilih menjadi ketua OSIS.

          
            Malam harinya Q belajar dan tentunya mengerjakn PA (Pekerjaan Asrama) padahal mengerjakanya di kelas looo. Ada 1 peristiwa yang m3ng3jutkan diriQ, apakah itu ??? yaitu ketika Q sedang asyiqnya mengerjakan PA Bahasa Inggris, Q mandengar suara kaca kelas Q bagian balakang jatuh dan pecah “Pyyyarrrrr” truzz seorang Ustadz langsung menghampiri tempat kejadian lalu maminta seluruh santri u/ berbaris di lapangan u/ diabsen. Nyatanya santri dikumpulkan di lapangan tidak u/ diabsen tapi malah u/ dimarahi. Beliau berkata “yang sudah tidak betah tinggal di pondok ini silahkan keluar dari pondok ini karena pondok ini tidak butuh anak yang nakal. Pondok tidak punya beban kalo mengeluarkan anak yang kurang baik dari pondok ini. Cepat, yang sudah tidak betah tinggal disini segera maju ke depan sebelum nanti keluar secara tidak terhormat!!! (gertak ustadz) ustadz sudah pegel nuturi kalian untuk bisa lebih baik dari hari ke hari, tapi kalian malah menjadi-jadi kejelekanx. Truzz tadi yang memecahkan kaca harap maju ke depan, cepet langsung maju, yang laki2, yang jantan gitu lo.” Langsung majulah beberapa wajah santri yang melakukan pelanggaran tadi. Mereka dihukum oleh ustadz dengan hukuman berdiri di depan kanor dengan berbaris dan dalam posisi ambil antra 2 lengan (seperti kalo qita mau olahrga itu loo). Ya udah deh nggak usah diurusin yang pening bukan Q aja kok, udah q tinggal tidur aja ama temen2 yang lain. Lagian waktu juga udah malam dan besok adalah hri terakhir Q ‘n temen2 masuk sekolah sebelum puasa Romadhon 1429 H. Besoknya seusai sholat asar Q udah bersiap-siap, tapi Q santai aja, mengapa ??? karena Q dijemput ortu sesudah pukul 17.00. jadi Q ngarang dulu, mandi dulu ‘n tentux bercanda duluan ama temen2 yang nanti malam mau berangkat ke Jombang u/ mengikuti lomba SSO tingkat provinsi. Q berdo’a supaya mereka mendapatkan hasil terbaik u/ pondok tercinta ini, Amiiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...