Langsung ke konten utama

Sisi Negatif


Kali ini, Q pingin ngelanjutin tentang travian. Ini bukan mengolok2, tetapi hanya sekedar guyon yang ak perlu ditanggapi dengan marah. Begini, sejak Q melihat banyak santri yang nge-game travian, Q jadi jengkel sendiri. Sampai2 kl Q melihatx Q langsung cari anak lain yang nggak nge-game travian. Lho koq bisa ? menurut Q sich travian itu kurang bermanfaat, karena isix itu ya cuma ningkatin SDA, ngaliansi, dll. Tapi, kl saja game itu bisa terealisasikan dalam kehidupan nyata, q bakalan seneng bgtzzzz. Why? ‘cause if village itu diumpamakan Negara Indonesia. Pasti insyaallah bangsa Indonesia akan maju. Karena INA bisa bersekutu dgn ngr lain, ningkatin SDA, nggak dijajah oleh pihak yang ak bertanggung jawab. Pernah suatu ketika Q mengeluh pada salh seotrang adik kls Q. Q ini, sekarang sdg marah, karena tiap mau antri ngenet, Q hampir2 tidak dapat, padahal Q sekarang ini ada tugas geografi untuk nyari resensi buku truzz, ngirimkanx ke emailx ustadz  Q tahu pasti dari yang antri ngenet iu ada yang mbuka travian ‘n Q paling sebel dgn yang namax travian. Sebel3, kata q pada adik klas Q. “Travian ‘kan bagus kak, kalo qita main travian, kita itu umpamax seperi seorang pemimpin desa itu, nah, itu ‘kan bisa buat latihan qita untuk jadi pemimpin” Jawabx. “ Itu ‘kan pendapat kamu, coba kamu tanyakan pada yang lainx, pasti tidak akan sampai pada anggapanmu itu.” Jawab Q. Pernah sich, Q nyoba2 ndaftar di travian, karena kata Q itu susah, jadi nggak usah aj. Daripada mainin itu, mendingan mbuka FS, YM, nge-Blog, atau apalah yang lain yang lebih bermanfat. Udah dulu ya, bagi anda yang merasa ke-canduan dengan travian, jangan marah ya!!!. Tak perlu takut, tak perlu cemas, silahkan anda lanjutkan main anda. Pesan saya, ingat segala sesuatu itu mempunyai dua dimensi yaitu, manfaat dan mudharat, positif-negatif.

MUHAMMAD AMIN
Semoga Bermanfaat. Bagikan Jika Anda Suka Postingan ini!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karnaval MSAA 2013

Kali ini aku pengen posting masalah masa akhirku di MSAA di tahun akademik 2012-2013 ini. Hari ini menjadi hari paling seru di MSAA, hari itu semua mabna di MSAA unjuk kebolehan dalam hal karnaval yang diikuti semua civitas akademika UIN Maliki Malang semester 2. Tema pada karnawval yang merupakan rangkaian Muwadda'ah MSAA 2013 ini adalah "MSAA is everything". Tiap mabna diharuskan menampilkan iconnya masing-masing, ada yang transportasi, IPTEK, Superhero, Nusantara, Luar Negeri, Flora Fauna, ANIME, dll. Pagi itu, kami berkumpul di lapangan utama UIN Malik Malang untuk melaksanakan upacara pelepasan karnaval oleh Bapak rektor UIN Maliki Malang, DR. H. Mudjia Rahardjo, M,Si. Setelah itu, ka mi diberangkatkan dengan rute mengitari sekitaran kota Malang di sekitar UIN Maliki Malang, banyak orang sempat bertanya-tanya mungkin, ini anak universitas masih ada karnaval juga, inilah UIN Maliki Malang, UIN Maliki Malang will be the first university in the world. Setelah karnaval...

BUBER ALUMNI MIN KEPATIHAN 2006

Hari ini, 6 Agustus 2013. Kami alumni MIN Kepatihan 2006 mengadakan BUBER di RM Dapur Kita depan SPENDABO. Berawal dari prakarsa teman yang menempuh studi di ITC Gontor, Wahyu Ariz, kami sepakat untuk melaksanakan buber sekaligus temu kangen alumni tahun 2006. Memang kurang bergitu ada persiapan dan koordinasi yang baik antara kita, sehingga hanya sedikit yang datang. Sebenarnya, 2 tahun lalu, ketika kami semua masih menempuh studi di SMA/SMK/MA kelas 3 kami bersepakat untuk mengadakan rapat koordinasi terlebih dahulu untuk merancang acara yang lebih bagus dan mantap di tahun-tahun selanjutnya, Tetapi, agaknya hal itu masih begitu sulit kami laksanakan karena satu dan lain hal. Tetapi tak apalah, yang penting acara tetap terlaksana dengan sangat mantap.  Kami berkumpul pada pukul 17.00 di RM Dapur Kita, RM yang tergolong baru di Bojonegoro, aku saja sampai tanya ke orang tua dimana tempatnya. Awalnya, karena cuaca sore itu kurang bersahabat, hampir saja kami membatalkan renca...

The Different Ramadhan Ever

Ramadhan telah tiba dengan berbagai kemewahan di dalamnya. Masjid ramai dikunjungi untuk sholat berjama'ah, suara lantunan ayat suci tak lupa senantiasa menghiasi bilik-bilik rumah dan sudut-sudut surau yang biasanya sepi dari aktivitas. Tetapi, Ramadhan 1434 H/2014 M ini bagiku serasa berbeda. Bagaimana tidak? For the firsat time, aku mengawali 1 Ramadhan di perantauan dengan kesendirian dan juga mengemban amanah mulia yakni menjadi musyrif Mabna Ibnu Sina MSAA UIN Maliki Malang. Diantar ayahku dari Surabaya pada tanggal 6 dengan mengendarai sepeda motor yang baru saja dibeli dari saudara di Surabaya, kami berdua meluncur ke Malang. Sesampai di Malang, kami menyempatkan diri mengunjungi adik di MAN 3 Malang. Sesudah Isya' aku antarkan ayah ke tempat ojek untuk kemudian menuju terminal dan pulang ke Bojonegoro. Hari-hari berikutnys, aku bersama musyrif/ah lainnya menjalani berbagai aktivitas disini. Walau awalnya penuh dengan ketidakpastian mengenai perpindahan kamar dan kegi...